23 Agustus 2015

Product Review: Natesh Pantyliner with Magnetic

Assalamualaikum, geulis..

Gara-gara beberapa minggu lalu heboh berita pengumuman pembalut yang mengandung dioksin, saya jadi kepikir mau bahas soal pantyliner dan pembalut. Judul post ini emang cuma pantyliner, saya ngga nulis pembalut. Kali aja ada yang kurang nyaman..kali aja yaaa...kalii...

Jadi, yang diumumkan di berita itu, kalau ngga salah hanya 9 merk pembalut. Tapi mereka ngga menyatakan bahwa merk lain aman dan bebas dioksin loh. Setahu saya, 9 dijadikan sample dan semua sample tersebut mengandung dioksin. But please, kalau info saya kurang akurat, koreksi langsung yaa.

Saya ngga akan bahas terlalu dalam soal berita itu, karena pasti pada udah pernah baca kan?

Produk yang saya mau review adalah pantyliner dan pembalut yang sudah aku pakai selama (sekitar) 2 tahun lebih.
Tapi sebelum kesana, saya jelasin sedikit ya mengenai Dioksin dan efek sampingnya dalam jangka panjang. Hanya rangkuman dan garis besarnya saja, yaitu:

1. Salah satu sumber Dioksin adalah proses pemutihan (bleaching) bubur kertas (Fact Sheet of Dioxin,2004)
2. Dioksin dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi, sistem endokrin, sistem imunitas dan perkembangan sel karsinogenik (US EPA,2000)
3. Dioksin walau dalam jumlah sedikit, terakumulasi dalam jaringan lemak (Endometriosis Association,2004)

3 catatan di atas saya ambil dari katalog produk dan brosur KK Indonesia.
Saya tidak melakukan penelitian artikel lainnya mengenai Dioksin ya, jadi kalau ada yang punya info lebih detail, share yaa biar nambah ilmu hehehe...

Jadi, awal saya berganti pantyliner dan pembalut ke Natesh dari KK bukan karena mau ikutan bisnis MLM nya, tapi karena waktu itu saya bermasalah dengan hampir semua merk pantyliner dan pembalut di pasaran. Sering gonta-ganti merk karena semua hasilnya sama.
1. Kalau yang agak tebal, bikin lembap bahkan kadang berkeringat
2. Kalau yang tipis, kurang daya tampung dan gampang kusut hehehe..
3. Beberapa merk malah bikin lembap dan gatal.

Sekitar tahun 2008, saya masih ngantor di salah satu bank. Teman kantor ada yang jualan pembalut sehat merk A****. Klaimnya banyak deh, terutama berkaitan dengan penyembuhan kista dll.
Waktu itu harganya 25.000-an isi 6 apa 8 ya.
Saya coba 1 bungkus, dan hasilnya...nope. Tetep lembap dan ngga nolong masalah keputihan.

Sekitar 2010 apa 2011, teman saya yang udah berkecimpung di KK sejak jaman kuliah, presentasi soal Natesh dan SGF ke saya. SGF akan dijelaskan di post yang berbeda ya.
Waktu itu saya ngga terlalu nyimak detail, karena udah lama tahu soal bahan baku pembuatan pantyliner dan pembalut.
Saya asal beli aja karena niatnya mau coba, karena menurutnya bisa jadi semua masalah saya selama ini dipengaruhi oleh pembalut dan pantyliner yang saya pakai. Jadi saya beli 1 bungkus pantyliner, 1 bungkus day pad dan 1 bungkus night pad.

1bungkus pantyliner isinya 20 lembar. 1 bungkus pembalut day dan night, masing-masing 10 lembar
Selama nyobain yang bungkus pertama itu, awal-awalnya kaget kok ada rasa-rasa hangat, tapi ngga bikin keringetan atau lembap. Malah setelah beberapa menit kerasa seperti seger kayak makan permen menthol hihihi..
And you know what, selama 3 hari pertama pakai pantyliner, keputihan sempat agak banyak, tapi setelah itu bersih.
Pembalut juga, 2 hari pertama haid, banyaaaaaaakkkkk banget sampai sempet agak panik. Setelah itu sih biasa aja. Seperti yang detox gitu loh,,
Tapi anehnya yang biasanya sakit pinggang selama haid, ini mah sama sekali ga ada sakit pinggang sejak hari pertama haid.
Daaannn keluhan lembap dan keringat, apalagi gatal, hilang. Totally. Malah yang ada kerasa segerr dan bersih aja. Jadi nyaman banget.

Jadi, sejak itu, Natesh Pads became my holy grail product for their pantyliner and pads. Udah beneran ngga pindah ke lain hati, mentok di Natesh aja.
Harganya lumayan sih kalau dibandingkan dengan pembalut dan pantyliner di pasaran.
Tapi saya lebih milih bayar agak mahal, demi masa depan, daripada murah tapi malah ngga ngerasa tenang. Ini organ intim,siisss..hehehee

Ohya soal bahan dan kandungannya, berdasarkan info di brosurnya :
Natesh tidak dibuat dari bahan daur ulang. Dia juga tidak mengandung dioksin, dibuktikan dengan sertifikat bebas dioksin dari PONY Testing International Group.  Terus ada juga sertifikasi dari Departemen Kesehatan RI (jujur aja, saya ngga tahu ini sertifikasi untuk apanya hihihi). Dan ada hasil uji dari Sucofindo. Honestly, yang ini juga saya ngga tahu apa yang diuji hahahaha...

Sertifkat lainnya : Nano silver, Far Infra Red (FIR), Anion, Magnetic.
* FIR itu bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, mengeluarkan racun dan merangsang imunitas.
Mungkin yang saya merasa seperti detox saat beberapa hari pemakaian pertama itu, ya si FIR ini lagi bekerja kali ya.
* Anion bermanfaat untuk revitalisasi metabolisme sel, meningkatkan imunitas, anti peradangan, relaksasi.
* Mengandung herbal yang bermanfaat menjaga kesegaran, mencegah gatal dan iritasi, mencegah peradangan dan pertumnuhan bakteri,dll.
Hooo ini yang bikin saya ngerasa seger hihih..eh beneran ada aroma herbalnya loh.
* Pola penempatan lem tidak mengganggu sirkulasi udara.
Honestly, yang ini saya ngga tahu cara pengukurannya gimana.

Ini scoringnya :
* Kemasan : 8 - satuannya standar ya bungkusnya, tapi bungkus luarnya yang efisien, ngga perlu robek-robek.  dan karena tipis, jadi bungkusnya compact, mudah dibawa-bawa di tas.
* Kualitas : 10 - no need to say more. Udah diterangin di atas.
* Staying Power : 9 - pantyliner bisa bikin kerasa seger sampe lebih dari 4 jam. Pembalut mah tergantung volume ya, tapi yang pasti dia ngga gampang kusut dan bergeser.
* Repurchase? TOTALLY YES. always been and always will be. Kecuali kalau nemu produk lain yang lebih oke yah hihi..
* Harga : 5 - pantyliner isi 20 harga 29.000. Pembalut Day isis 10 harga 34.000. Pembalut night isi 10 harga 42.000. Pantyliner harganya beda jauh ya. Tapi kalau produk lain harga jualnya bisa sangat sangat sangat murah, kandungannya apeuuu..
* Daya serap 3-5x dari pembalut biasa.
well, saya ngga tahu bener ngga 3-5x lebih tinggi daya serapnya, yang pasti saya ngerasa emang daya serapnya oke banget. Terasa banget pada 3 hari pertama, pas lagi banyak-banyaknya.

Sekian review produk kali ini ya. Semoga bermanfaat. Kalau ada yang punya ide / saran produk lain yang sejenis yang layak untuk dicobva, please let me know. I will try it and review it.

Stay geulis (and healthy), darling.






18 Agustus 2015

USA (and Japan) Haul : Milani Liquid Eye - plus quick review

Another affordable product with high quality!!
This is my (one of) favorite pencil eyeliner. Been using it on my clients, especially wedding clients. They really need a liner that won't smudge easily (or melted!).

Assalamualaikum, geulis
hellooww..
Post yang ini sebenernya udah agak lama nyangkut di draft. I don't know what happened, but somehow post yang satu ini kok ngga bisa dibuka un tuk diedit. Pokoknya giliran klik edit utk post ini, mendadak hang dan lemot gitu koneksinya. Jadinya ga jelas deh nasibnya...

Malem ini dicoba klik lagi..eeeh mau dia..jadi aku terusin deh.

So, masih di seri USA (and Japan) Haul.
Next item adalah : Milani Liquid Eye. Liquid like eyeliner pencil.
Setahu aku, dulu tulisannya liquif''eye atau liquif'ye, atau apalah ejaannya, yang pasti bukan liquid eye.
Dan, tulisan di body pensilnya sih made in Germany. Tapi kok yang Milani Even Touch Powder Foundation, made in USA ya...

Diluar urusan dia made in germany or USA. aku suka banget sama pensil eyeliner ini.
Aku punya yang Black, Gold, Blue. Blue nya agak ke tosca gitu.
I love the three of them!

Khusus sekarang, hanya bahas si black aja yah.

Score :
Packaging : 3 - standar packaging pensil eyeliner lah...sesuai harga..Sekelas Shu Uemura aja cuma diplastikin, apalagi yang cuma $3-5 gini..

Colour : 9 - Black. Very black. Deep black. Solid black. Cukup kebayang kan hitamnya segimana.. Bagi saya, warna hitam yang pekat itu sangat dibutuhkan kalau merias pengantin.

Staying power ; 9.9 - Ini nih yang bikin dia jadi (one of) my favorite eyeliner pencil. Ngga meleber kemana-mana, ngga bikin mata panda, ngga larut bersama airmata dan keringat. Pokoknya, dia eyeliner yang keras kepala, ngga mau luntur walaupun bermintak - berkeringat - berairmata.

Price : 7.5 - Beli di USA sih murah pisan, jatuhnya sekitar 65.000 - 75.000. Kalau lewat olshop, jatuhnya 100.000 - 115.000. Tapi itu update harga beberapa bulan lalu yaaa..mungkin udah kurang valid, mengingat kurs Rupiah kita melempem.

Ada sedikit note tambahan dari aku.
Kalau udah suka sama produk yang satu ini, disarankan beli sekalian 3 aja atau lebih gitu.
Karena :
1. Teksturenya lunak, lembut. Jadi mudah tumpul dan harus agak sering diserut. Jadi akan agak boros dalam pemakaiannya.
2. Takut dollar naik melulu hahahah...

Note lagi :
Sesuai tagline dia : liquid like eyeliner pencil, pemakaiannya pun kudu sabar sedikit a.k.a tunggu kering yee.
Jadi, setelah digaris di mata (ya iyah dimata, masa di kuku), kalau mau diblend sebaiknya langsung diblend.
Kalau mau tetep sebagai liner aja, diamkan dulu sampai hampir 1 menit..2 menit juga gapapa...60 menit pun silakaaannn..Pokoknya kasih dia waktu untuk mengering. Setelah dia mengering dan set, dia bakal jadi eyeliner yang bikin hati happy..hihih..

Sekian dan terima kasih yaa..
Kalau punya eyeliner favorite yang lebih keukeuh stay di mata, sharing yaa biar aku coba.
Atau ada request produk yang mau direview? email aja yaaa.

Stay geulis, darling.







12 Agustus 2015

USA (and Japan) Haul : NYX Wonder Pencil - plus quick review

Wonder pencil...
I wonder what this pencil could do...
And it turns out...that... it does a wonderful job!!!




Helloooww, geulis..
Masih lanjut ngebahas USA & Japan Haul yaaa..
Udah ketahuan kan dari judulnya, aku mau bahas apaaaa.

NYX Wonder Pencil.
Ini adalah concealer pencil.
Setahu aku, ada 3 pilihan shade : Light, Medium, Dark.

Setelah hatiku hancur karena Shiseido Pencil Concealer berhenti diproduksi, aku berkelana keliling counter dan olshop, mencari pengganti. Dan akhirnya bertemu si wonder pencil ini. Awalnya beli iseng nyoba 2 shade ; Light dan Medium. Berhubung harganya cuma 1/3-nya Shiseido, aku low expectation aja.

Tapi ternyata oh ternyataaaaaaa... aku kecele...in a good way hahahaha
Ini concealer pencil, untuk seukuran harga segitu, does a wonderful job.
Sesuai deh sama namanya : WONDER PENCIL. hihihi..

Jadi, pas bunda ke USA, tentu si pensil ini masuk list titipan dooonggg..
Dan saya titip shade Medium 3, Dark 2.
Tapi yg ada cuma Medium 1 dan Dark 1..hikssss
Disananya sold out di beberapa tempat.

Btw, kalau nanya shade mana yang paling oke, tergantung warna kulit yaaa.
Untuk saya yang NC 30 - 35, shade Medium oke banget buat cover pinggiran bibir yang hiam dan membingkai alis. Dari patokan iu, perkirakan sendiri yaa shade apa yang cocok buat kulit kamu.

Ini penampakannya yaa :






Maaf ya ngga ada swatch.
Waktu foto ini dibuat, masih disegel. hehehe..
But I promise, post ini bakal diupdate dengan foo detailnya yaaa..
So, keep coming back to check!

Stay geulis, darling


6 Agustus 2015

USA (and Japan) Haul : Milani Even Touch Powder Foundation - plus quick review

Helloooww lagiii...
Assalamulaaikum.

Masih di topik USA (and Japan) Haul yaa..ini lanjutan dari Shiseido Perfecting Stick Concealer.
Sebenernya yang dibeli pas transit di Jepang ada 1 lagi, foundation Kanebo Lunasol. Tapi kok file fotonya ngga ketemu. Jadi langsung loncat ke US aja yah. hehe...

Kali ini, itemnya Milani Even Touch Powder Foundation - 02 Fresco 
Ini foto-fotonya yaaa :













Quick Review
It's a drugstore cosmetics. Very affordable.
Kemasannya sederhana banget, dipajangnya juga digantung.
One thing I like from Milani, their signature colour. I't GOLD.
Buat mata saya, kemasan warna gold-nya Milani itu bikin keliatan (agak) mewah dan elegan.
Coverage? baru 2x pakai, dua-duanya pakai sponge kering. It's light to medium coverage. VERY low staying power for oily skin.
Shade no.2 ini paaaasssss banget sama shade kulit wajah aku. Jadi lumayan bisa nutup noda bekas jerawat.
Sepertinya sih, kalau aku pakai wet sponge, bisa medium coverage dan bisa lebih nutup noda bekas jerawat.
Next time kalau aku udah coba pakai wet sponge, I'll update it.

By far, these are their scores :

Packaging - 6.5
Coverage - 3 (perfect for daily use!)
Staying Power - 2
Price - 9 (waktu beli ini, hanya $2 loh)

Well, kalau kalian ada yang punya komen lain tentang produk ini atau justru ingin nanya-nanya, feel free to use the comment box ^_^

Stay geulis, darling

30 Juli 2015

USA (and Japan) Haul : Shiseido Perfecting Stick Concealer long-lasting - 33

 Hellow...
Assalamualaikum.

Lanjutan dari post USA (and Japan) Haul yang pertama nih.
Masih Shiseido hehehe..

Inget ga dulu pernah bahas concealer pencil favorite aku : Shiseido Pencil Corrector - Medium.
Eh pernah dibahas di blog ngga yah..atau hanya bahas di kelas? lupa.
Anyway, it was my all-time favorite, my holy grail concealer.
Teksturnya pas, ngga terlalu lembek ataupun keras. Warnanya pas banget dengan (hampir) semua warna kulit klien. Coverage-nya juga pas. Pokoknya segala pas.
Dan nyeseeeeelllll banget ngga nyetok banyak. Karena pas udah sisa setengah, dan nyari lagi ke counter Shiseido, ternyata ngga diproduksi lagi dan diganti dengan stick.
huhuhuhuuuu... patah hati banget...

Jadi, pas tahu Bunda mau pergi ke US dan mampir ke Jepang, langsung lah ngebet nitip ini. Berhara...sangat berharap semoga di Jepang masih ada stock lama.
Ternyata emang kaga ada..kecewa lagi... tapi si mbak BA disana dengan sangat sabar dan bersahabat mengerti kekecewaan aku dan bilang, versi sticknya ada yang warnanya paling mendekati si pencil concealer yang medium. Yaa si no.33 ini.

Belok topik sedikit. Tau ngga kenapa saya tau si mbak BA itu sangat sabar dan bersahabat?
Karena kita komunikasi via bbm hahaha...
Jadi, untuk menghindari ke-lieur-an perbedaan bahasa, Bunda nyuruh aku ketik kalimat lengkap utk nyari produk yang aku pengen, jadi bunda tinggal nunjukin bbm itu ke BA tanpa perlu berkata apa-apa hahaha..
Lalu jadilah si mba bbm-an ama aku ngejelasin detail. and she used a lot of smiley face..that's how I know she's patient and friendly :)

Kembali ke jalur.
Aku udah coba concealer stick ini ke beberapa klien pengantin dan photoshoot, and I love it.
Walaupun cinta pertama tetep ke si pencil concealer, tapi bolehlah si stick ini jadi my painkiller.

Supaya singkat dan jelas, ini score-nya :
Packaging - 5. Ngga ada yang special, bentuknya sama aja dengan concealer umumnya.
Coverage - 7. Bagus untuk nutup noda bekas jerawat / flek / bayangan hitam mata.
Shade - 7. No.33 ini ,masuk ke warna kulit tone kuning. Tapi tetep ngga sebagus yang pencil.
Tekstur - 7. Bagus kok, ngga kering dan ngga terlalu creamy juga. tapi tetep aja, versi pencilnya the best!!
Overall, I recommend this product. Tapi kalau Shiseido ngelaurin lagi versi pencil yang waktu itu, si versi stick ini kalaaahhh hahahha...

Haruskah aku buat petisi...

Ohya, beli di Jepang selisihnya sekitar 100.000. Lumayan lah yah..bisa buat nambah-nambah beli titipan lain yang ada di post selanjutnya :)

stay geulis, darling.

4 foto pertama : foto kemasan dari 4 sisi









Love the shade!!

Swatch di tangan dengan pencahayaan seadanya. Mohon abaikan tingkat kebuntetan tangan


USA (and Japan) Haul : Shiseido Maquillage Compact - plus quick review

Indah yaaa judulnya...hahahaha..

hellow, geulis.
Assalamualaikum.

Aku kembaliiii heheheheeee..
Banyak bahan blog nih..dari mulai pamer belanjaan, review sampai sharing skincare routine :)

Kali ini, sesuai judul, mau share guilty pleasure beberapa bulan yang lalu hehe..telat banget yaa.
Barang-barangnya sih udah pernah diposting disini.
Kalau follow ig aku ( @letisiamaharani ) pasti udah pernah liat juga foto kumpulan belanjaannya.
Sekarang aku mau bahas satu item per satu post ya. Supaya to the point, singkat, dan fokus. Kalau semua dibahas sekaligus, takutnya malah bingung.

Honestly, beberapa item belum dicoba. Baru di foto dan swatch aja.
Kenapa?
Karena ngga mau ngerusak bentuk aslinya sebelum diposting di blog hehehe.

Anyway, just to clear things out, I didn't go to Us and Japan. It was Bunda. :D
Aku nitip ke beliau. Kebetulan rutenya ada transit di Jepang.
Sooo... US and Japan? of course ABH, Shiseido and Kanebo comes first in my mind.
Karena selisih harganya lumayan euy...

Ini titipan belanjaan aku yang pertama : Shiseido Maquillage Compact
Sebenernya agak bingung, ini two way cake atau compact powder atau powder foundation.
Daaaannn sepertinya ini powder foundation.
Kalau aku salah, please kasih tahu ya supaya dikoreksi.











Quick Review :

Aku baru coba pakai beberapa kali ke wajah sendiri, belum pernah ke wajah klien.
Medium coverage. It doesn't stay more than 4 hours on my (oily) face. Tapi emang bikin tampilan wajah smooth gitu deh. Apalagi kalau sebelumnya pakai primer.
Aku belum pernah coba pakai wet sponge ya, karena emang kurang suka cara itu. Aku prefer primer + foundation atau  primer + bedak.
What I love the most from this item? kotaknyaaaa!!!
Elegan dan mewah. Tampilan aslinya, si kotak-kotak bagian pinggir itu lebih berkilau daripada di foto loh.

So, in scale 1 to 10, I'm giving this product a score of :
Packaging- 8
Staying power -5
Coverage -5

Score coverage kecil karena memang dia light coverage ya. Bukan berarti jelek, justru bagus untuk daily use. Tapi bagi yang mencari bedak dengan medium or full coverage, it's not recommended.

That's all. see you on next post :)

Stay geulis, darling





11 Mei 2015

Leins Beauty Academy - part 2

Setelah fix, saya mulai nyiapin konsep2nya.
Terutama tentang :
Manfaat apa yang bisa didapat murid setelah selesai kursus.
Fasilitas apa yang didapat murid dengan kurus disini.
Pilihan kelasnya.
Silabusnya.
Dan hal random lainnya.
Semacam brainstorming dengan diri sendiri. (sounds lonely ya, brainstorming kok sendirian hihihi).

Saya belajar merias melalui privat ke perias pengantin profesional. Totalnya ada 5 guru. Semua sistem privat.
Gurunya ada yang ibu2 muda, ibu2 senior, pria muda, pria senior, perempuan muda yang lebih muda 4 tahun dari saya.
Semua punya make up style yang berbeda (walaupun ada yg serupa), teknik merias yang berbeda, punya trik masing2.
Tapi semuanya juga sama-sama ngga ngasih fasilitas apa-apa, hanya kadang-kadang ada yang mereka pinjamkan di tempat saja. Mereka hanya kasih list kosmetik apa yang harus saya punya, dan saya belanja sendiri. Daannn...antara perias yang satu dengan perias yang lain, suka ada yang beda kosmetik yang dipakainya.
 Kebetulan, 3 guru saya ada yang agak keukeuh harus pakai kosmetik dengan merk yang mereka tentukan, ngga boleh merk lain karena mereka udah cocok dengan merk pilihan mereka jadi ngerasa merk lain ngga akan maksimal hasilnya. Jadi kadang saya harus belanja 2 merk yang berbeda untuk 1 item yang sama. So, in the end, biaya yang dikeluarkan untuk kursus itu jadi 2 kali lipat dari harga awal karena harus belanja kosmetik dan alat-alat itu. 
Padahal beberapa kosmetik yang diwajibkan guru saya itu, ngga sebagus yang mereka bilang. Atau ngga cocok dengan saya, jadi ada yang mubazir kan...

That's why, saya memutuskan murid-murid saya nanti jangan mengalami yang seperti itu lagi. It's a waste of money... Padahal banyak pemula yang ingin bisa jadi perias itu, pada belum kuat modal materinya, jadi setiap rupiahnya harus benar -benar bermanfaat.

Jadi di Leins Beauty Academy, harga untuk semua kelas itu sudah mendapatkan :
* 1 Palet kosmetik
* 1 set kuas 
* 1 set sponge 
* 12 pasang bulumata palsu
* 2 lem bulumata palsu 
* 1 sanggul sesuai tema 
* 1 set aksesoris pengantin sesuai tema
* 1 set perlengkapan hairdo / menyanggul
* 1 modul teori
* 1 sesi pemotretan

Ada juga kelas Gabungan All-In dan kelas Campuran (5 tema).
Detailnya di post lainnya yah..kepanjangan kalau disini.

Untuk harga-harganya, diusahakan terjangkau banget. 
Penyampaian materi juga ngga ada yang dibatasi atau dikurangi. That's why ngga ada pembatasan jumlah pertemuan, sepuasnya murid aja. Walaupun penyampaian materi sudah selesai, tapi murid belum PD atau masih merasa kurang, bisa latihan terus sampai sepuasnya.

Karena saya mengalami sendiri : 
Harga kursus mahal itu bisa membuat impian seseorang tertunda. 
Guru yang pelit ilmu itu bisa membuat seorang murid seperti memakai kacamata kuda. 
Rasa percaya diri untuk merias klien (terutama pengantin) itu harus dipupuk dan disupport oleh guru juga.

Saya sih prinsipnya seperti sharing resep masakan ya. Walaupun bahan dan takaran sama persis, rasa bisa berbeda, gimana tangan yang masak.
Merias juga seperti itu ya.. kalau takut bagi-bagi ilmu, mendingan ngga usah ngajar hehehehe..

Anyway, soal harga. Temen saya sempat ada yang kasih masukan, saya sebaiknya menaikkan biaya kursusnya. Karena, menurut dia, harga yang terlalu murah juga membuat image kursusnya terkesan murahan, dan nanti di kepala orang - orang kebayangnya style makeup yang diajarkan itu ngga up to date dan agak kampungan. Selain itu, masih menurut dia, kita harus bisa menghargai skill kita sendiri.
Yup, you know who you are :)  gapapa ya obrolan kita waktu itu di-share disini.
Jawaban saya waktu itu, prinsipinya saya sharing ilmu. Apa yang saya dapat dan miliki, saya transfer lagi ke murid kursus. Utuh, ngga ada yang diedit, ngga ada yang dikurangi.
Saya ngga takut kalau murid jadi lebih jago dan lebih maju karirnya. Itu udah rejekinya dia.
Malah saya bangga..bisa menjadi bagian dari jalan hidupnya orang sukses, walaupun mungkin sebentar atau sedikit.

Ada loh 2 murid saya yang sekarang karirnya udah jauh menyalip saya.
Murid ke-1, dengan follower instagram 6000-an dia sering jadi MUA untuk pemotretan fashion,dll. Awalnya dia belajar dari personal makeup dulu, belajar makeup wajah sendiri. Sampai akhirnya ke kelas TRP Muslim, TRP Sunda, TRP Nasional Modifikasi. Dan kadang suka jadi tim rias saya untuk bagian Pager Ayu. Dulu dia blank banget soal rias-merias. Sekarang? wowww..
Murid ke-2, dengan follower instagram 2000-an, dia perias pengantin dan sudah punya klien artis juga. Dulu kursusnya Jawa Solo Putri dan Paes Ageng Yogya. Tapi sebelum kursus ke saya, dia udah pernah kursus ke perias lain, jadi sudah ada basic.

Tuh...bangga kan saya...hahahahaha

Kembali lagi ke curhatan soal Leins Beauty Academy.
Awalnya studio makeup saya dinamakan Studio Rias Letisia.
Masih sih bernama itu..
Tapi sekarang untuk kursusnya, saya ingin pakai nama Leins Beauty Academy itu.
Walaupun bentuknya masih  belum Academy yah..
Ucapan adalah doa kan??

Sekarang semua kursus sifatntya Privat one-to-one. Kalau ada yang bentrok jadwal, maksimal 3 murid per sesi. Supaya tetep bisa sama perhatiannya, dan karena ruangan juga terbatas hehehe...
Nantinya, target saya LBA bisa jadi Akademi resmi. walaupun sejauh ini belum tahu juga ya cara mengurus izin - izinnya dan izin apa saja yang diperlukan.

Well...
Sekian curhatannya. 
Buat yang udah mau baca sampai akhir, terima kasih ya atas effortnya..
Buat yang membaca dan mendoakan supaya LBA ini bisa terwujud bentuk reminya, saya doakan semoga sukses juga segala urusannya dan lancar rezekinya . Amiiinnn

Stay geulis,darling
mmmuacchhh

Well...
Begitulah curhat saya soal impi

13 April 2015

Leins Beauty Academy - part 1

Sooo...
I suddenly want to talk about Leins Beauty Academy.
Background story..
Dari sekitar kelas 3 SD, selain maniak Barbie, aku juga seneng banget main rumah2an, dokter2an,dll.
But what I love the most, main guru2an.
Saya dulu punya koleksi kertas surat banyaaakkk banget. Jadi, siang2 sepulang sekolah saat ortu belum pulang, saya suka nyebarin semua kertas surat itu ke lantai, pura2 lagi bagiin soal ujian. Karena dulu standar jumlah murid dalam 1 kelas itu 40 orang, jadi saya nyebar 40 kertas surat. Berpurs2 itu ruangan kelas. Setelah selesai, ternyata hukan lantai kamar sayanaja yang penuh kertas surat, tapi ruang tamu dan ruang tengah juga hehhee..
Setelah itu, saya keliling dengan gaya guru yang lagi ngawas ujian hihi...
Lain waktu, saya ceritanya jadi guru yang lagi ngasih nilai. Saya bikin daftar absen dengan nama2 karangan saya sendiri, dan saya bioin daftar nilai tugas, ujian, dll..dan bikin peringkat hahaha..oh iya, believe it, contoh beberapa nama murid di daftar absennya adalah Tuti - Wati - Susi..
Agak gedean sedikit, kelas 4 ataub5 SD ya..di Cirebon. Saya lagi demam Mari-Chan.
Jadilah saya bikin "kursus balet" ala saya.. waktu itu PRT di rumah bawa 2 anaknya tinggal disana sebentar..seumuran..jadi saya suka ajak mereka ke musholla, saya jadiin murid. Saya ajarin gerakan balet level 1,2,dst dan saya suka adain ujian kenaikan level hahahha.
Dan mereka seneng2 aja karena baru denger yang namanya balet..
Dan banyaaakk imajinasi saya yang lainnya.. intinya, saya seneng role play jadi pengajar..
Setelah besar, cita2 dan impian saya berubah2...yang paling kuat adalah, jadi penulis novel fiksi..yup, harus novel fiksi. Karena saya suka banget baca novel sejak kelas 4 SD.
Laluuuu...sekitar 2004, saya ingin cari penghasilan, buat beli dvd dan beli cemilan.. yaaa, dulu my ultimate entertainment adalah nonton dvd dirumah samhil ngemil...setelah mikir2 gimana cara cari uang jajan paling cepet, akhirnya dapet ide pasang iklan jadi guru privat bahasa Inggris.
And you know what...
I really really really enjoy every minute of it, every second of it.
That's when I realize that I eally love teaching.
Sejak itu, saya ingin sekali membuka tempat kursus atau LPK.
Awalnya ingin tempat kursus bahasa asing. Tapi seiring dengan waktu,saya tiba2 menemukan dunia melukis wajah ini.
Akhirnya cita2 saya fix ingin buka tempat pendidikan / tempat kursus makeup.
--bersambung--
*klau kepanjangan, malah bikin pusing kepala barbie...

8 April 2015

FOTD - Make Up by Letisia (12)

FACE : 
Primer Ultima II.
Foundation Ultima II Wonderwear Cream Make Up in Ginger
Foundation Naturactor in 151
Foundation Kryolan Tv Paint Stick 00 untuk highlight
Foundation Kryolan Tv Paint Stick Negro untuk shading
Loose Powder Ultima II full moisture in Neutral 021
MAC Studio Fix nc 35
NYX Matte Bronzing in Deep utk shading
Moors palet bedak, yg warna putih utk highlight (lupa juga kodenya).
The Balm Instain blush utk blush on.
Make Up Forever Fix and Mist.
EYES : 
NYX Eyeshadow Base skintone
Coastal Scents Eyeshadow Palette 252 colors (ngga ada kode warna, pokoknya pake yang silver)
PAC eyeshadow single, Black
PAC eyeshadow single, Brown
NYX Eyebrow Kit
Ultima II eyebrow pencil, Black.
Milani Liquif'Eye pencil, Black
Essence pencil eyeliner, Silver.
Shisesido conealer pencil, medium 02.
LIP : 
Lip balm homemade, buatan sendiri
Lipstick NYC, Retro Red 308
Max Factor Lip Gloss, Naughty but Nice 10

FOTD - Make Up by Letisia (11)

Masi lanjutaaannn..
Detail produk :
FACE :
Primer Ultima II.
Foundation Ultima II Wonderwear Cream Make Up in Ginger
Foundation Naturactor in 151
Foundation Kryolan Tv Paint Stick 00 untuk highlight
Foundation Kryolan Tv Paint Stick Negro untuk shading
Loose Powder Ultima II full moisture in Neutral 021
MAC Studio Fix nc 35
NYX Matte Bronzing in Deep utk shading
Moors palet bedak, yg warna putih utk highlight (lupa juga kodenya).
The Balm Instain blush utk blush on.
Make Up Forever Fix and Mist.
EYES :
Make Up Forever Aqua Cream, waterproof cream color, no.11 (gold)
PAC Powder Eyeshadow, no.04 (gold)
PAC eyeshadow single, Black
PAC eyeshadow single, Brown
NYX Eyebrow Kit
Ultima II eyebrow pencil, Black.
Milani Liquif'Eye pencil, Black
Essence pencil eyeliner, Silver.
Shisesido conealer pencil, medium 02.
LIP :
Lip balm homemade, buatan sendiri
Lipstick LT Pro palette
Max Factor Lip Gloss, Sparkling 02

FOTD - Make Up by Letisia (10)


Lanjutan hasil photoshoot...
Duh maaf ya random banget nih urutan postingnya hahahaaa..
Mumpung internet lagi nurut...
Wardrobe by Keniyabi Bride. She's such a talented young designer!!
Detail produk yang dipakai : 

FACE : 
Primer Ultima II.
Foundation Ultima II Wonderwear Cream Make Up in Ginger
Foundation Naturactor in 151
Foundation Kryolan Tv Paint Stick 00 untuk highlight
Foundation Kryolan Tv Paint Stick Negro untuk shading
Loose Powder Ultima II full moisture in Neutral 021
MAC Studio Fix nc 35
NYX Matte Bronzing in Deep utk shading
Moors palet bedak, yg warna putih utk highlight (lupa juga kodenya).
The Balm Instain blush utk blush on.
Make Up Forever Fix and Mist.

EYES : 
NYX Eyeshadow Base skintone 
Coastal Scents Eyeshadow Palette 252 colors (ngga ada kode warna, pokoknya pake yang silver)
PAC eyeshadow single, Black
PAC eyeshadow single, Brown
NYX Eyebrow Kit
Ultima II eyebrow pencil, Black.
Milani Liquif'Eye pencil, Black
Essence pencil eyeliner, Silver.
Shisesido conealer pencil, medium 02.

LIP : 
Lip balm homemade, buatan sendiri
Lipstick NYC, Retro Red 308
Max Factor Lip Gloss, Naughty but Nice 10



Post of The Month

Akhir Tahun 2022 : Sudah Punya Apa Saja?

Saat saya menulis ini, Tahun 2022 tersisa 19 hari lagi. Jujur, rasanya pedih ke hati. Juga takut. Pedih karena merasa ngga ada perkembangan ...

Yang Ini Juga Menarik...